Ya, produk kaca tahan api Antifires dirancang dan diuji untuk memenuhi persyaratan beban seismik yang diatur dalam SNI 1727:2020. Standar ini mengadopsi ASCE 7-10 yang mensimulasikan kondisi gempa di Indonesia, termasuk zona gempa tinggi seperti Surabaya. Sistem pengujian Antifires tidak hanya mengukur ketahanan terhadap api, tetapi juga ketahanan terhadap deformasi struktural akibat guncangan. Contohnya, dalam pengujian, sistem kaca menunjukkan defleksi maksimum antara 38mm hingga 152mm ke arah tungku tanpa kehilangan integritas. Penggunaan rangka baja G.M.S. yang kokoh dan anchor bolt dengan jarak 300-600mm memastikan bahwa rakitan kaca tetap terpasang dengan aman selama dan setelah gempa, sehingga jalur evakuasi tetap berfungsi.
Untuk koridor hotel di Surabaya, sangat direkomendasikan untuk menggunakan pintu kebakaran dengan peringkat EI60 (Integritas dan Insulasi 60 menit). Rekomendasi ini didasarkan pada standar NFPA 80 dan praktik umum di Indonesia untuk bangunan hunian multi-unit. Peringkat EI60 memastikan bahwa pintu tidak hanya mencegah api dan asap menyebar selama 60 menit, tetapi juga membatasi kenaikan suhu pada sisi yang tidak terpapar api, melindungi tamu yang sedang mengevakuasi diri. Produk seperti kaca 28mm EI60 dengan integritas 66 menit dan insulasi 64 menit, atau kaca 26mm untuk pintu dengan integritas 89-90 menit dan insulasi 68 menit, adalah pilihan yang sangat sesuai untuk aplikasi ini. Durasi 60 menit memberikan waktu yang cukup untuk evakuasi total dan respon pemadam kebakaran.
Antifires memberikan dukungan instalasi yang komprehensif untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap standar SNI. Setiap pengiriman produk disertai dengan dokumentasi teknis lengkap, termasuk sertifikat uji dari laboratorium terakreditasi di Indonesia yang menyatakan kesesuaian produk dengan standar yang berlaku. Tim teknis Antifires juga menyediakan panduan instalasi di lapangan (on-site guidance) untuk kontraktor di Surabaya. Panduan ini mencakup prosedur pemasangan rangka, penggunaan sealant intumescent yang benar (misalnya, ukuran 20mm x 4mm), pengaturan celah ekspansi 3-5mm yang diisi serat keramik, serta teknik pengencangan anchor bolt. Dengan dukungan ini, kesalahan instalasi yang dapat menyebabkan kegagalan sertifikasi dapat diminimalkan, dan proyek dapat berjalan lancar tanpa hambatan inspeksi.